Memelihara kesehatan secara alami, tanpa ribet

Sudah hampir 10 tahun saya dan keluarga membiasakan diri mengkonsumsi madu dan produk herbal sebagai suplemen. Madu termasuk “sembako” di rumah kami. Harus selalu tersedia. Karena selain sebagai suplemen, madu saya gunakan sebagai pemanis pengganti gula. Ya, kami sedang belajar meninggalkan gula pasir, yang berdasarkan ilmu pengetahuan terbaru memiliki efek buruk yang jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Manfaat madu sendiri banyak sekali. Dari mulai untuk memelihara kesehatan, menambah vitalitas, mengobati sakit perut, sebagai antibakteri dan anti jamur, meredakan batuk dan radang tenggorokan, mengatur gula darah, menyehatkan kulit, bahkan untuk pengobatan pada sakit kanker.

Dengan manfaat yang banyak, Madu juga tidak memiliki efek negatif. Madu merupakan satu-satunya makanan yang tidak akan pernah basi, dan tidak membutuhkan tanggal expired.

Selain madu, herbal yang kami gunakan sebagai suplemen adalah jinten hitam atau habbatussauda. Sebagai muslim, saya sangat mempercayai manfaat habbatussauda, berdasarkan hadist Rasululloh Salallohu Alaihi Wassalam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, bahwa Aisyah Radiallohu anhu mendengar Nabi Salallohu Alaihi Wassalam bersabda :

“Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini merupakan obat bagi setiap penyakit, kecuali saam” Aku bertanya, “Apakah saam itu?” Beliau menjawab, “Kematian.”

Masyaalloh, luar biasanya Habbatussauda / jinten hitam ini hingga menjadi obat dari segala macam penyakit, kecuali kematian. Memang Jinten hitam sangat layak dijadikan suplemen andalan bagi keluarga.

Tetapi, saya sangat kesulitan memberikan suplemen jinten hitam ini ke anak-anak. Jinten hitam yang ada dipasaran umumnya terdiri dari dua jenis, yaitu jinten hitam bubuk dalam kapsul, dan minyak jinten hitam. Ketika saya mencoba jinten hitam yang berbentuk bubuk, anak-anak kesulitan untuk menelannya, karena butiran kapsulnya cukup besar. Sedangkan bila saya berikan jinten hitam yang berbentuk oil, rasa pahit, pedas, dan aroma jinten hitam yang khas, sukses ditolak anak. Jangankan anak-anak, saya sendiri tidak tahan bila harus mengkonsumsi langsung minyak jinten hitam. Alhasil hingga sekarang saya sangat kesulitan memberikan jinten hitam kepada anak. Dan akhirnya herbal kaya manfaat ini kami skip untuk anak-anak.

Herbal lainnya yang selalu saya sediakan di rumah untuk keluarga adalah sari kurma. Sayang sekali, anak-anak kurang menyukai kurma. Karena mungkin rasa kurma yang manisnya nyelekit, membuat anak-anak kurang menyukainya. Apalagi sari kurma yang manisnya lebih terasa manis banget, dan kalo diminum sesendok langsung eneg.

Mengapa saya sangat memaksakan anak-anak untuk rutin mengkonsumsi kurma? Tentu karena manfaatnya yang banyak. Kurma sangat bermanfaat untuk otak. Insyaalloh anak-anak akan lebih cerdas dan kuat hafalannya bila rutin mengkonsumsi kurma. Selain itu, kurma sangat bermanfaat bagi jantung, dan pencernaan. Kurma juga bisa mengatur tekanan darah, mencegah anemia, dan meningkatkan jumlah trombosit dalam darah.

Jadi apa yang saya lakukan setiap hari agar anak mau mengkonsumsi kurma?
Saya akan membuat larutan Nabeez, yaitu rendaman kurma. Sebelum tidur saya rendam 5 atau 7 butir kurma, masukkan kedalam kulkas, dan pagi harinya, air rendaman ditambah madu saya berikan kepada anak untuk dihabiskan. Alhamdulillah dengan cara ini anak-anak bisa mengkonsumsi kurma.

Dari pengalaman saya merasakan bagaimana susahnya memberikan suplemen herbal alami yang kaya manfaat, saya kemudian mencari apa subtitusi dari herbal-herbal tersebut, yang bisa lebih mudah diterima dan dikonsumsi anak-anak.

Alhamdulillah saya bertemu dengan minuman kesehatan Kojima. Kojima diproduksi oleh Deltomed, yang memang sudah terkenal sebagai produsen suplemen tradisional yang diolah secara modern. Beberapa produk Deltomed yang sudah ada lebih dulu adalah Antangin, Herbana, OB Herbal, dan lain-lain.

Kojima merupakan singkatan dari Korma, Jinten, Madu. Jadi produk Kojima adalah minuman kesehatan yang terdiri dari tiga bahan diatas ditambah Asam Jawa.

Saya sangat tertarik dengan produk Kojima ini, karena saya merasa benar-benar mendapat solusi dari segala drama memberi suplemen alami untuk anak. Cukup dengan satu sendok makan Kojima, dua kali sehari, insyaalloh cukup untuk meningkatkan vitalitas dan imunitas sekeluarga. Tanpa efek samping karena berasal dari bahan alami.

Tekstur Kojima, terlihat seperti madu tapi berwarna lebih gelap. Didalamnya terdapat serbuk, dan cairan Kojima ini berminyak. Saya yakin serbuk itu adalah jinten hitam bubuk, dan minyaknya adalah minyak jinten hitam.

Saya kaget dengan rasanya ketika mencicipinya. Ini enak sekali. Dominan madu dan asam jawa. Tidak terasa sama sekali pahitnya minyak jinten hitam. Rasa dan teksturnya favorit saya. Kojima pasti akan menjadi minuman kesehatan favorit keluarga saya.

Kemasannya juga manis dan elegan. Sayangnya, Kojima belum tersedia dalam kemasan yang lebih kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana. Semoga kedepannya Kojima ada kemasan travelingnya ya, karena Kojima pasti akan saya bawa kemana-mana. Selama saya pergi membawa anak-anak, saya akan pasti akan bawa Kojima juga 🙂

Saya sangat menyarankan teman-teman untuk mengkonsumsi minuman kesehatan Kojima secara rutin untuk membantu memelihara kesehatan seluruh keluarga. Anak-anak pasti suka dengan rasanya, sehingga tidak ada lagi drama minum suplemen herbal pahit dan susah ditelan. Lega rasanya, saya punya teman baru yang membantu memelihara kesehatan keluarga saya.

Dengan manfaat segudang, Kojima dibandrol dengan harga sangat terjangkau. Hanya dengan 75.000, kita bisa mendapatkan Kojima, produk suplemen alami untuk keluarga.

Jika tertarik untuk mencoba produk Kojima ini, bisa ditemukan di Ranch Market, Farmers Market, Lulu Hypermarket, Kem Chicks, AEON, GS Retail. Atau e-commerce seperti Gogobli dan Lazada. Selain itu, sila dipesan di store resminya Deltomed di Tokopedia.

Dan info-info terkait Kojima, bisa didapatkan di Instagramnya Kojima @kojima_id

Selamat mencoba dan rasakan manfaatnya.