Memelihara kesehatan secara alami, tanpa ribet

Sudah hampir 10 tahun saya dan keluarga membiasakan diri mengkonsumsi madu dan produk herbal sebagai suplemen. Madu termasuk “sembako” di rumah kami. Harus selalu tersedia. Karena selain sebagai suplemen, madu saya gunakan sebagai pemanis pengganti gula. Ya, kami sedang belajar meninggalkan gula pasir, yang berdasarkan ilmu pengetahuan terbaru memiliki efek buruk yang jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Manfaat madu sendiri banyak sekali. Dari mulai untuk memelihara kesehatan, menambah vitalitas, mengobati sakit perut, sebagai antibakteri dan anti jamur, meredakan batuk dan radang tenggorokan, mengatur gula darah, menyehatkan kulit, bahkan untuk pengobatan pada sakit kanker.

Dengan manfaat yang banyak, Madu juga tidak memiliki efek negatif. Madu merupakan satu-satunya makanan yang tidak akan pernah basi, dan tidak membutuhkan tanggal expired.

Selain madu, herbal yang kami gunakan sebagai suplemen adalah jinten hitam atau habbatussauda. Sebagai muslim, saya sangat mempercayai manfaat habbatussauda, berdasarkan hadist Rasululloh Salallohu Alaihi Wassalam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, bahwa Aisyah Radiallohu anhu mendengar Nabi Salallohu Alaihi Wassalam bersabda :

“Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini merupakan obat bagi setiap penyakit, kecuali saam” Aku bertanya, “Apakah saam itu?” Beliau menjawab, “Kematian.”

Masyaalloh, luar biasanya Habbatussauda / jinten hitam ini hingga menjadi obat dari segala macam penyakit, kecuali kematian. Memang Jinten hitam sangat layak dijadikan suplemen andalan bagi keluarga.

Tetapi, saya sangat kesulitan memberikan suplemen jinten hitam ini ke anak-anak. Jinten hitam yang ada dipasaran umumnya terdiri dari dua jenis, yaitu jinten hitam bubuk dalam kapsul, dan minyak jinten hitam. Ketika saya mencoba jinten hitam yang berbentuk bubuk, anak-anak kesulitan untuk menelannya, karena butiran kapsulnya cukup besar. Sedangkan bila saya berikan jinten hitam yang berbentuk oil, rasa pahit, pedas, dan aroma jinten hitam yang khas, sukses ditolak anak. Jangankan anak-anak, saya sendiri tidak tahan bila harus mengkonsumsi langsung minyak jinten hitam. Alhasil hingga sekarang saya sangat kesulitan memberikan jinten hitam kepada anak. Dan akhirnya herbal kaya manfaat ini kami skip untuk anak-anak.

Herbal lainnya yang selalu saya sediakan di rumah untuk keluarga adalah sari kurma. Sayang sekali, anak-anak kurang menyukai kurma. Karena mungkin rasa kurma yang manisnya nyelekit, membuat anak-anak kurang menyukainya. Apalagi sari kurma yang manisnya lebih terasa manis banget, dan kalo diminum sesendok langsung eneg.

Mengapa saya sangat memaksakan anak-anak untuk rutin mengkonsumsi kurma? Tentu karena manfaatnya yang banyak. Kurma sangat bermanfaat untuk otak. Insyaalloh anak-anak akan lebih cerdas dan kuat hafalannya bila rutin mengkonsumsi kurma. Selain itu, kurma sangat bermanfaat bagi jantung, dan pencernaan. Kurma juga bisa mengatur tekanan darah, mencegah anemia, dan meningkatkan jumlah trombosit dalam darah.

Jadi apa yang saya lakukan setiap hari agar anak mau mengkonsumsi kurma?
Saya akan membuat larutan Nabeez, yaitu rendaman kurma. Sebelum tidur saya rendam 5 atau 7 butir kurma, masukkan kedalam kulkas, dan pagi harinya, air rendaman ditambah madu saya berikan kepada anak untuk dihabiskan. Alhamdulillah dengan cara ini anak-anak bisa mengkonsumsi kurma.

Dari pengalaman saya merasakan bagaimana susahnya memberikan suplemen herbal alami yang kaya manfaat, saya kemudian mencari apa subtitusi dari herbal-herbal tersebut, yang bisa lebih mudah diterima dan dikonsumsi anak-anak.

Alhamdulillah saya bertemu dengan minuman kesehatan Kojima. Kojima diproduksi oleh Deltomed, yang memang sudah terkenal sebagai produsen suplemen tradisional yang diolah secara modern. Beberapa produk Deltomed yang sudah ada lebih dulu adalah Antangin, Herbana, OB Herbal, dan lain-lain.

Kojima merupakan singkatan dari Korma, Jinten, Madu. Jadi produk Kojima adalah minuman kesehatan yang terdiri dari tiga bahan diatas ditambah Asam Jawa.

Saya sangat tertarik dengan produk Kojima ini, karena saya merasa benar-benar mendapat solusi dari segala drama memberi suplemen alami untuk anak. Cukup dengan satu sendok makan Kojima, dua kali sehari, insyaalloh cukup untuk meningkatkan vitalitas dan imunitas sekeluarga. Tanpa efek samping karena berasal dari bahan alami.

Tekstur Kojima, terlihat seperti madu tapi berwarna lebih gelap. Didalamnya terdapat serbuk, dan cairan Kojima ini berminyak. Saya yakin serbuk itu adalah jinten hitam bubuk, dan minyaknya adalah minyak jinten hitam.

Saya kaget dengan rasanya ketika mencicipinya. Ini enak sekali. Dominan madu dan asam jawa. Tidak terasa sama sekali pahitnya minyak jinten hitam. Rasa dan teksturnya favorit saya. Kojima pasti akan menjadi minuman kesehatan favorit keluarga saya.

Kemasannya juga manis dan elegan. Sayangnya, Kojima belum tersedia dalam kemasan yang lebih kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana. Semoga kedepannya Kojima ada kemasan travelingnya ya, karena Kojima pasti akan saya bawa kemana-mana. Selama saya pergi membawa anak-anak, saya akan pasti akan bawa Kojima juga 🙂

Saya sangat menyarankan teman-teman untuk mengkonsumsi minuman kesehatan Kojima secara rutin untuk membantu memelihara kesehatan seluruh keluarga. Anak-anak pasti suka dengan rasanya, sehingga tidak ada lagi drama minum suplemen herbal pahit dan susah ditelan. Lega rasanya, saya punya teman baru yang membantu memelihara kesehatan keluarga saya.

Dengan manfaat segudang, Kojima dibandrol dengan harga sangat terjangkau. Hanya dengan 75.000, kita bisa mendapatkan Kojima, produk suplemen alami untuk keluarga.

Jika tertarik untuk mencoba produk Kojima ini, bisa ditemukan di Ranch Market, Farmers Market, Lulu Hypermarket, Kem Chicks, AEON, GS Retail. Atau e-commerce seperti Gogobli dan Lazada. Selain itu, sila dipesan di store resminya Deltomed di Tokopedia.

Dan info-info terkait Kojima, bisa didapatkan di Instagramnya Kojima @kojima_id

Selamat mencoba dan rasakan manfaatnya.

Advertisements

Obati Luka Tanpa Drama

Jumat malam, Aisha main dengan tenang di ruang depan. Tiba-tiba
Hhuuaaaaa sakiiiittt 😭”
Ummi yang saat itu lagi membaca di kamar, bergegas keluar ingin tahu apa yang menyebabkan Aisha mendadak menangis.

Ternyata, kulit dibawah kuku Aisha terluka. Tadi Aisha sedang bermain-main dengan stiker hadiah dari teman Ummi. Dan karena Aisha baru potong kuku, stiker yang cukup tebal itu melukai kulit dalam kuku Aisha. Kebayang kan pasti perih banget 😦

Dalam kondisi seperti ini, apa yang biasanya Ibu-ibu lakukan? Menotolkan alkohol pada luka trus menambahkan obat berjenis iodine agar luka cepat sembuh? Atau mencari obat merah dan langsung diaplikasikan ke luka?

Saya memilih tidak melakukan keduanya.

Boro-boro mau menotolkan obat luka iodine, melihat botol obatnya saja, Aisha makin kenceng nangisnya, karena tau obat ini menambah rasa perih pada luka. Udah perih karena luka, perih lagi karena dikasih obat. Double deh perihnya 😦

Dan kenapa tidak “obat merah” seperti yang dulu semasa kecil kita gunakan?
“Obat merah” berisi larutan merkurokrom yang dapat membuat luka basah menjadi kering. Merkurokrom saat ini tidak dibenarkan lagi penggunaannya karena mengandung senyawa merkuri organik yang bersifat toksik bagi otak. Ada yang bilang boleh menggunakan obat merah sekali-kali asal tidak sering. Tapi buat saya, saya tidak akan pernah memasukkan zat yang bersifat toksik ke dalam tubuh anak.

Jadi yang Ummi lakukan adalah, menyemprot luka Aisha dengan Hansaplast Spray Antiseptik, untuk mencegah dan mengatasi infeksi. Kemudian ummi menutup lukanya dengan plester Hansaplast agar luka tidak terkontaminasi bakteri, terlindung dari gesekan, dan menjaga luka tetap lembab agar proses penyembuhan berlangsung optimal. Biar semangat, saya minta Aisha pilih sendiri gambar plesternya. Hansaplast punya banyak pilihan desain gambar di plesternya loh. Dan kali ini yang Aisha pilih adalah Hansaplast bergambar hewan.

Mengapa Ummi pilih Hansaplast Spray antiseptik?
Kita semua tahu bahwa hansaplast adalah ahlinya pertolongan pertama. Saya ingat ketika saya dulu mengikuti Palang Merah Remaja, setiap belanja obat di apotek, plester dan obat luka yang kami beli adalah Hansaplast. Dan kebiasaan mengisi kotak P3K dengan Hansaplast pun terbawa sampai sekarang.

Hansaplast juga selalu berinovasi untuk mendapatkan produk pertolongan pertama yang semakin baik dan menjadi solusi bagi masalah seputar luka. Saya pertama kali tahu plester anti air, produk Hansaplast. Plester lucu-lucu dengan motif yang beragam (yang akhirnya dikoleksi anak saya) plester Hansaplast. Dan yang terbaru, Produk Hansaplast Antiseptik Spray, produk spray untuk luka #gapakeperih adalah produk dari Hansaplast.

Hansaplast Spray Antiseptic mengandung Polyhexamethylene Biguanide (PHMD) yang lebih baik dalam mengobati dibandingkan alkohol, iodine, ataupun hidrogen peroksida yang umum terdapat pada obat luka. Ketiga jenis bahan ini sebaiknya dihindari karena dapat mengakibatkan iritasi dan perih.

Nah, PHMD yang terkandung pada Hansaplast Antiseptik Spray, biasa digunakan di Rumah Sakit loh. PHMD lebih dipilih karena sifatnya yang tidak berbau, tidak berwarna, tidak menyebabkan perih, dan efektif dalam mencegah dan mengatasi infeksi.

Sediakan selalu Hansaplast Antiseptik Spray dan Hansaplast Plester dirumah. Inilah “dua sejoli” penghuni baru didalam tas saya, sebagai P3K bila terjadi hal yang tidak diinginkan. Terutama untuk Ibu-ibu yang memiliki anak yang aktif, sehingga peluang jatuh, kejedot, dan lukanya lebih besar.

Dan utamanya tetap selalu berdoa ya agar Alloh jaga selalu kita dan keluarga dari musibah dan kecelakaan baik kecil apalagi besar. Aamiin

Upaya maksimal anak bebas Influenza

Juli, bulan tahun ajaran baru dimulai. Banyak cerita di bulan ini, dari first day school nya anak-anak, sampai never ending story tentang sekolah yang tiap hari diceritakan dengan semangat oleh mereka.

Aku punya temen baru, Ummi

Aku tadi dibagi bekal sama temen

Ummi, ustadznya Abang suka, ngajarnya enak, Abang jadi lebih mudah mengerti“,

sampai

Ummi temenku tadi batuk-batuk dikelas, kemarin dia jajan es sampe 3x di sekolah

Jedeeeeer, drama anak sekolah dimulai.

It takes a village to raise a children. Butuh orang sekampung buat membesarkan anak. Dua kampung malah, kampung di rumah dan kampung di sekitar sekolah.

Kita bisa menjaga anak-anak di rumah dari makanan yang kurang higienis. Kita pasti sudah jago memasak makanan yang sehat, bergizi seimbang buat anak. Dan kita juga pasti tahu bagaimana seharusnya treatment untuk anak bila sakit.

Tapi tidak di sekolah. Di sekolah bermacam tipe anak ada. Anak kita bergaul dengan banyak karakter teman-temannya. Dan tetep ya, namanya anak-anak, suka slebor, kurang hati-hati. Termasuk kebiasaan mereka bila lagi batuk dan flu. Cukup buat ingus atau bekas bersinnya di tisu, dan anak bisa lanjut main, tanpa cuci tangan terlebih dahulu. Padahal, ini cara penyebaran virus flu dan batuk diantara anak-anak di sekolah, selain bersih dan batuk dengan bebas, tanpa ditutup.

Influenza atau Flu adalah penyakit yang paling sering diderita anak, terutama anak usia sekolah. Virus flu, memang sering dianggap sepele, padahal komplikasinya hingga ke infeksi paru-paru seperti pneumonia dan bronchitis.

Dan virus flu ini sangat mudah menyebar. Penyebaran umumnya terjadi melalui udara, melalui percikan ludah atau bersin. Selain itu bisa juga melalui sentuhan antara anak terinteksi ke temannya yang sehat. Virus flu ini bisa bertahan 48jam loh, sampai dia menemukan “tempat tinggal” yang baru. Errrr.

Jadi, ikhtiar apa yang bisa kita lakukan untuk memperkuat imunitas anak, agar tidak mudah tertular virus flu. Buat saya dan keluarga, yang pertama itu adalah berdoa, agar anak-anak selalu diberikan nikmat kesehatan oleh Alloh. Selanjutnya ikhtiar kita berupa memberikan makanan bergizi seimbang, menambah dengan vitamin dan suplemen, mengajak anak berolahraga agar lebih fit dan sehat, dan rajin mencuci tangan.

Selain hal-hal diatas, pencegahan influenza juga dapat dilakukan dengan pemberian vaksin. Vaksinasi flu direkomendasikan untuk seluruh keluarga mulai dari usia 6 bulan. Manfaat vaksin flu antara lain biiznillah untuk mengurangi resiko terkena flu dan komplikasinya, dan juga untuk perlindungan diri sendiri dan anggota keluarga.

Vaksin influenza ini terdiri dari dua jenis, yaitu trivalent dan quadrivalent. Vaksin influenza trivalent merupakan vaksin dengan kandungan tiga galur virus. Sedangkan vaksin influenza jenis quadrivalent mengandung empat galur virus. Yang paling optimal tentu vaksin influenza jenis quadravalent.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksin influenza untuk:

  • Anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun
  • Orang lanjut usia (lebih dari 65 tahun)
  • Wanita hamil
  • Penderita penyakit kronis
  • Pekerja medis

Agar penggunaan vaksin influenza efektif dan aman, sebaiknya berkonsultasi ke dokter sebelum melakukan vaksinasi yaa.

Jadi, siap bertemu dokter sebelum masuk sekolah senin besok?

Kami Keluarga Happy, Better Safe than Sorry.

Ada istilah yang sering kita dengar bahwa seorang Ibu tidak boleh sakit. Karena bila Ibu sakit, maka akan banyak pekerjaan yang terbengkalai, anak-anak menjadi kurang perhatian, dan belum lagi pengaruh kepada pekerjaan sampingan yang lain, bila ada. Jadi wajar bila seorang Ibu harus selalu sehat, fit, gesit dan sigap dalam menjalani hari.

Tapi seorang Ibu tetaplah manusia, yang pasti bisa sakit juga. Seperti saya yang semingguan ini beberapa kali terserang migrain. Kadang di sisi kanan kepala, tengah, belakang, kiri, semua sisi bergantian. Saya butuh sesuatu yang bisa cepat dan efektif, agar saya bisa tetap beraktivitas dengan baik, anter jemput anak, memasak, dan segudang pekerjaan Ibu lainnya.

Alhamdulillah, kemudian saya mendapat kesempatan untuk mengikuti acara TUM Luncheon bulan ini, yang kali ini temanya seperti jawaban atas masalah saya akhir-akhir ini (yang lagi sering Migrain). Keluarga Happy Tanpa Nyeri, Better Safe Than Sorry.

Courtesy : @the_urbanmama

Acara ini menghadirkan pembicara, Dokter Sarah Audia dan Mom Fifi Alvianto. Dalam 1 jam pemaparan materi, kami dipenuhi ilmu oleh dr Sarah Audia. Beliau mengutarakan bahwa tentu mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Memiliki gaya hidup sehat akan lebih baik daripada mengkonsumsi obat. Makan makanan sehat, olahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, tidak meminum minuman beralkohol, menjauhi stress harus kita lakukan untuk mendapatkan kesehatan yang paripurna. Tetapi tentu sesempurna apapun kita menjaga diri untuk tetap sehat, pasti ada masanya sakit juga. Yang paling rutin menyerang untuk Ibu-ibu seperti nyeri haid dan sakit kepala. Untuk anak-anak umumnya demam, common cold, diare.

Courtesy : @the_urbanmama

Kemudian apakah semua keluhan diatas harus ditangani dengan obat?
Tentu iya, jika sakit tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari. Dan sebagai langkah aman dalam pengobatan keluhan diatas adalah, menggunakan pereda nyeri.

Semua Ibu pasti sudah memiliki stok parasetamol dirumah ya. Saya sendiri punya, sebagai P3K bila anak deman. Tapi apakah parasetamol itu aman?

Yaa, parasetamol untuk saat ini merupakan pereda demam dan nyeri yang paling aman. Tetapi tidak semua parasetamol yang dijual bebas, hanya mengandung bahan-bahan yang aman. Umumnya parasetamol mengandung Kafein, padahal kafein tidak sepenuhnya aman, terutama untuk ibu hamil. Kafein pada ibu hamil dapat menembus plasenta dan bisa berdampak pada janin yang dikandung. Selain itu Kafein pada ibu hamil bisa mengakibatkan kecemasan, anemia, hingga bayi lahir dengan berat badan rendah. Jadi, kepada para ibu hamil, mohon diperhatikan asupannya ya.

Di acara ini para peserta diperkenalkan dengan Biogesic, sebagai pereda nyeri keluarga yang mengandung 100% paracetamol tanpa kafein yang aman bagi keluarga di segala usia. Semua pasti sudah tahu Biogesic sebagai obat yang direferensikan oleh dokter bertahun-tahun. Biogesic ini aman bagi ibu hamil dan menyusui, dan tidak menyebabkan iritasi pada lambung.

Biogesic memiliki dua varian, yaitu Biogesic Tablet yang mengandung 500mg Parasetamol, dan Biogesic Anak yang mengandung 160mg Parasetamol. Biogesic tablet dikemas dalam kemasan strip isi empat yang praktis dibawa kemana-mana. Biogesic Anak yang rasanya enak dan tidak meninggalkan after taste pahit pada lidah anak. So, kalo anak sudah pernah mencoba Biogesic Anak, pasti ga akan drama kalo diminta minum obat Biogesic Anak 🙂

Yang menyenangkan dari acara tersebut, kami dibekali stok Biogesic Tablet dan Biogesic Anak dirumah. Waaaaah so Happy. Tidak berharap akan dimakan sih, tapi tetap kami memilih safe daripada sorry ❤

Terimakasih Biogesic dan The Urban Mama untuk ilmu yang dibagikan hari ini. Sangat bermanfaat dan menambah wawasan agar bisa menjadi Ibu yang semakin paripurna 🙂

xoxo

Belanja Bulanan di toko kelontong

Apa bedanya belanja bulanan di Hypermarket dan toko kelontong?

Gara-gara suka ngebandingin harga sebelum belanja, saya jadi tau kalo harga di Hypermarket ituu rata-rata lebih mahal daripada di toko kelontong, walaupun lagi diskon.

Sebagai contoh, minuman instan isi 5 di Hyper market merk C harganyaa 10.000, di toko kelontong 14.000 serenceng isi 10. Kopi instan favorit saya isi 20 harga di C 32.000 (kalo diskon ga pernah dibawah 25.000), di toko kelontong serenceng 9500 isi 10. Jauh banget kaan. Belom lagi transportnyaa, jajannya, dan laper mata yang bikin belanja jadi impulsif.

Jadilah hari ini mencoba belanja bulanan di toko kelontong. Dari sabun sampe cemilaan, habis ga lebih dari 200.000. Anak-anak juga cuma minta beliin Yogurt sama Biskuit, anggep ajaa reward nemenin Ummi belanja yaa.

Toko seperti ini pasti banyak di sekitar kita. Toko yang saya kunjungi ini alhamdulillah lengkap, lumayan rapi, harga barang murah, pemilik toko ramah, dan yang bantu ngelayanin juga ramah. Plus insyaalloh bernilai ibadah apabila niat kita untuk berkontribusi menggerakkan ekonomi ummat.

Ga perlu lagi lah kenyamanan ala belanja di mall, karena abis belanja bisa segera pulang kerumah, ga bikin capek, bs tidur siang sama keluarga, dan itu nyaman sekalii buat sayaa. Bonus lainnya, dompet lebih aman ☺

Yooookkk belanjaa bulanan di toko kelontong, dan warung tetangga 😉

Cara baru membeli pakaian dalam tanpa rasa malu

Mungkin bagi sebagian orang heran, mengapa beli pakaian dalam kok malu? Bukankah hal yang lumrah, wanita memilih pakaian dalam di toko.

Betul sekali, sangat wajar melihat wanita memilih dan mengukur sendiri pakaian dalam di toko. Tapi sejak punya anak laki-laki yang sudah melewati usia batita, saya jadi malu kalo harus membeli pakaian dalam di toko.

Foto dari Google

Karena saya akan sibuk sendiri mengalihkan perhatian anak laki-laki saya dari display toko pakaian dalam. Tahu sendiri kan poster yang ada di toko pakaian dalam 😁. Dan kurang aman bagi saya meminta anak saya untuk menunggu dengan posisi yang agak jauh dari toko. Huuffft. Jadilah saya jarang sekali membeli pakaian dalam langsung ke tokonya. Saya bisa membeli pakaian dalam bila suami menemani saya. Anak bisa dipegang sama pak suami dulu, dan saya bisa puas belanja sendiri 😍

Kemudian tidak disangka, pekan kemarin saya mendapat undangan dari Felancy, di event Launching web E-commerce dan Youtube nya Felancy.

Teman-teman pastinya tidak asing dengan Felancy. Untuk offline store nya, Felancy ada dimana-mana. Mulai dari Hyperstore, Department Store, dan store resmi Felancy yaitu The BraHouse yang punya ratusan cabang di Indonesia.

Saya sendiri adalah pengguna Felancy sejak SMA. Bra kaos nya sangat nyaman dipake oleh remaja yang butuh sokongan kuat pada pertumbuhan tubuhnya dan sekaligus tidak menghalangi aktifitas sehari-hari. First Impressions ini, menjadikan Felancy menjadi salah satu merk pakaian dalam favorit saya.

Di acara ini kami, para blogger berkumpul dengan para influencer, dan manajemen dari Felancy, yaitu ibu Agnes Dewi (Manager Marketing PT Megariamas Sentosa) dan bapak Rizki Arfan (E-commerce Manager Felancy). Tidak ketinggalan juga ada mbak Ayu Hastari (artist dan mom ambassador Felancy).

Ibu Agnes Dewi berbagi tips tentang merawat pakaian dalam, dan tanda-tanda kapan pakaian dalam mesti diganti.

Tips merawat pakaian dalam dari ibu Dewi antara lain :

  • Cuci pakaian dalam dengan menggunakan tangan. Apabila terpaksa menggunakan mesin cuci, gunakan net khusus pakaian dalam. Mencuci pakaian dalam dengan tangan akan membuat pakaian dalam lebih awet, baik bentuk dan juga warnanya.
  • Cuci dengan air dingin dan sabun yang lembut
  • Jangan dijemur langsung dibawah sinar matahari. Hal ini akan membuat pakaian dalam kita warnanya cepat pudar
  • Pakaian dalam tidak perlu disetrika ya.

Sedangkan tanda-tanda pakaian dalam perlu diganti menurut ibu Dewi, yaitu apabila karet pada pakaian dalam sudah kendor, dan kawat yang menopang bra bentuknya sudah berubah. Pakaian dalam bolong jangan disayang-sayang, buang, dan belilah yang baru 😁

Mungkin ada yang heran, mengapa Felancy merambah dunia e-commerce, padahal offline store nya udah dimana-mana dan Felancy sudah punya penggemarnya sendiri.

Menurut Bapak Rizki Arfan, E-commerce Felancy hadir agar semakin dekat dengan pengguna Felancy di Indonesia. Dan saya sendiri menambahkan, sebagai solusi bagi Komunitas Ibu-ibu Malu beli Pakaian Dalam didepan anaknya (emang ada? 😁) agar bisa tetap belanja pakaian dalam dengan merdekaaa. Yeaaaayy.

www.felancy.co.id

Mbak Ayu Hastari pun menambahkan bahwa jaman sekarang, wanita lebih suka belanja online daripada offline. Karena faktor kesibukan, udah capek dirumah jadi males ke mall, sehingga wanita cenderung lebih memilih berselancar di market place, klik, klik, bayar, barang datang. Praktis sekali.

Jadi website e-commerce Felancy benar-benar solusi bagi para wanita (terutama Ibu-ibu) yang sibuk dan maunya yang praktis-praktis aja. Ditambaaah, ternyata harga produk di website nya Felancy, jauh lebih murah daripada harga produknya di offline store. Hurraaayy 🤗

Untuk teman-teman yang ingin langsung berbelanja produk Felancy, silahkan kunjungi www.felancy.co.id, daftarkan diri, pilih-pilih, bayar, dan barang dataang 😍

Semua produk lagi diskon 20% loh. Dan tambahan diskon 50% kalo temen-temen pake kode Voucher saya : FELANCYRINA, tanpa minimum dan maksimum belanja looh 😍

Ongkir?
Jangan khawatir, semuaa free ongkir ♥️
Dan pembayaran dapat dilakukan dengan menggunakan bank transfer, kartu kredit, dan Gopay. Seru bangeet kan.

Trus kalo ukurannya salah, bagaimana?
Gampaaang. Teman-teman tinggal menghubungi nomer whatsapp yang tertera di website nya Felancy, laporkan masalahnya, dan teman-teman bisa tuker barangnya gratis. Oke banget kan.

Duh, dimanjain banget yaa sama Felancy. Jadi pengen ngeborong deh *looh 😁

Ga usah panjang-panjang lagi, teman-teman langsung belanja ajaa yuukk di http://www.felancy.co.id. Untuk tips-tips lain seputar wanita, teman-teman bisa lihat di Youtube Felancy Indonesia.

Terimakasih Dear Felancy Indonesia, sudah mengundang dan memanjakan kami ♥️ Juga untuk @papermotionpictures dan @felancy_intimate terimakasih foto-foto kece nya. Sukses Teruus Felancy Indonesia, semoga semakin dicintai para wanita Indonesia ♥️

Solusi Rambut Rusak Yang Natural

Sejak bulan lalu, saya berencana memotong rambut saya. Selain karena bosan dengan tampilan rambut panjang, alasan utama saya adalah karena rambut saya kering, patah, dan rontok.

Courtesy : hellosehat.com

Sebagai hijaber, rambut saya membutuhkan perawatan yang lebih dari sekedar pemakaian shampo. Karena itu saya memang sudah terbiasa menggunakan kondisioner rambut. Tetapi penggunaan kondisioner agak ribet karena umumnya konsistensi kondisioner itu berupa krim kental yang lengket. Saya sebal dengan rasa lengket ditangan yang ditinggalkan oleh pemakaian kondisioner. Tidak hanya ditangan, rasa lengket seringkali masih terasa di rambut. Karena itu saya tidak pernah bisa langsung tiduran, setelah abis keramas dan menggunakan kondisioner. Padahal, tidak ada yang mengalahkan nyamannya tidur setelah mandi bukan 😁

Sampai kemudian saya mendapat kesempatan untuk mengikuti acara temu blogger dan Natur. Saya langsung tertarik untuk mengikuti acara ini, karena saya penasaran, setelah lama sekali tidak menggunakan produk Natur, bagaimana sih produk Natur sekarang?

Dulu saya berhenti menggunakan produk Natur murni karena saya suka gonta ganti shampo (maklum abegee 😁), mencoba varian shampo terbaru atau yang lagi Diskon (maklum Ibu-ibu) padahal sebenarnya saya sudah cocok pake produk Natur.

Courtesy : IG @backtonatur

Dan ternyata produk Natur sekarang semakin beragam, yaitu :

  • ‌Hair Shampoo
  • ‌Hair Conditioner
  • ‌Hair Tonic
  • ‌Hair Serum
  • ‌Hair Mask
  • ‌Hair Mist

Yess lengkap. Dan memang sebaiknya serangkaian ini dipakai bersamaan agar perawatan lebih maksimal. Saya pribadi baru mencoba empat produk diatas yaitu, Hair Shampoo, Hair Conditioner, Hair Tonic, dan Hair Mask.

Untuk shampoo, ternyata produk Natur yang sekarang wanginya berbeda dengan produk Natur dulu yang pernah saya pake. Wanginya lebih enak, lebih segar, tidak begitu terasa lagi bau jamunya. Bravo for Natur ❤

Saya suka sekali wanginya yang sekarang 🙂 Tapi walaupun bau jamunya agak pudar, tetap loh, sensasi sedang keramas di tempat spa tradisional mahal, masih saya rasakan. Itu membuat ritual keramas semakin menyenangkan. Mamak Happy 🤗

Nah, ada satu step tambahan lagi yang selama ini tidak pernah saya lakukan. Menggunakan hair tonic setelah keramas.

Saya mencoba Natur Natural Extract Hair Tonic Aloe Vera. Fungsi dari Hair Tonic sendiri adalah untuk memperbaiki tekstur helaian rambut dengan cara merawat kekuatan akar rambut, dan menstimulasi peredaran darah di kulit kepala agar rambut tetap sehat dan kuat. Karena fungsinya sangat penting, maka menggunakan hair tonic saya masukkan ke ritual wajib setelah mandi setiap hari.

Cara penggunaan Hair Tonic Yang benar adalah seperti gambar dibawah ini ya.

Courtesy : IG @backtonatur

Setelah menggunakan Hair Tonic Aloe Vera ini selama sepekan, saya merasakan rambut saya menjadi lebih lembab dan sehat. Kerontokan berkurang dan rambut ga megar lagi. Wanginya pun enak, anak-anak suka sekali menciumi rambut saya setelah saya menggunakan Shampoo dan Hair Tonic Natur 🙂

Senang rasanya mendapat manfaatnyaa berlipat dari menggunakan rangkaian perawatan dari Natur. Dan untuk sementara, gunting rambut akan jauh dari saya, karena saya jadi makin mencintai rambut panjang saya.

Bye rambut kering, bye rontok, kita tidak akan bertemu lagi karena aku sudah pakai Natur 🙂

Dan tunggu review produk Natur lainnya dari saya ya 😉

Back to Natur yuuuukk ❤❤❤

Review Toiletris Anak : All We Know Mothercare

Siapa yang belum kenal dengan Mothercare..? Sebagian besar para Urban Mama pasti sudah kenal dengan perusahaan ritel asal Britania Raya yang bergerak di produk-produk ibu hamil dan perlengkapan anak-anak dan balita ini. Kami sekeluarga menggemari produk² fashionnya Mothercare, karena bahannya bagus, awet, modelnya juga kece. Tiap ke mall pasti menyempatkan diri mampir ke store Mothercare, kalopun ga belanja, yaaa cuci mata 😁

Dan taukah Mama kalo Mothercare punya lini produk toiletris yang aman untuk bayi baru lahir sekalipun. All We Know Mothercare, brand produk toiletrisnya Mothercare.

Saya sendiri menggunakan produk toiletris Mothercare ini sejak Aisha lahir. Dapet voucher dari Mothercare yang kemudian dituker dengan sabun dan shampo nya, dan itu awal saya jatuh cintaaa dengan produk toiletris All We Know Mothercare.

Alhamdulillah anak-anak saya sebenernya tidak ada masalah pada kulitnya. Tapi tetep, apa yang saya berikan untuk anak harus yang terbaik, dan dari awal saya memilih untuk tidak menggunakan produk yang mengandung parfum yang menyengat, dan paraben.

Mengapa saya tidak mengizinkan produk dengan parfum berlebih dan paraben, ada pada toiletris anak..?

Parfum pada produk bayi bisa menyebabkan efek negatif pada bayi, antara lain :
* Bisa menyebabkan masalah pernafasan apabila rutin terhirup oleh bayi
* Berpotensi menyebabkan kanker
* Berpotensi menyebabkan kerusakan syaraf
* Mengganggu sistem imunitas tubuh

Sedangkan paraben yang umum digunakan sebagai pengawet pada produk bayi dan anak, bisa berefek :
* Menyebabkan gangguan hormon dan gangguan imunitas
* Menjadi toksik pada reproduksi anak
* Dapat menyebabkan iritasi kulit

Jadi sangat mungkin apabila anak sering sakit-sakitanan, salah satu pemicunya adalah bahan yang terkandung pada profuk toiletris yang dipakai. Cek lagi ingredients pada toiletris anak, apabila masih mengandung bahan yang berbahaya, ganti dengan produk toiletris yang aman buat anak.

Dan kenapa saya menyukai produk All We Know Mothercare..? Selain karena produknya non paraben dan wanginya juga lembuut sekali, produk toiletris Mothercare juga telah teruji secara dermatologis dan Hypoallergenic, tidak menyebabkan alergi, dan aman bahkan bagi kulit bayi yang sensitif sekalipun.

Minyak Zaitun dan Chamomile yang menjadi bahan utama produk All We Know Mothercare telah terbukti mampu melembabkan dan menenangkan kulit sensitif bayi. Saya pribadi sejak dulu sudah menggunakan minyak zaitun sebagai pelembab untuk kulit dan rambut anak. Tapi memang rasa lengket yang ditinggalkan ketika menggunakan minyak zaitun, bikin anak-anak kurang nyaman dan suka protes kalo diolesin minyak zaitun. Alhamdulillah sejak saya ganti lotion anak dengan lotion All We Know Mothercare, aktifitas oles-oles pelembab sehabis mandi jadi rutimitas menyenangkan kami, dan menambah bonding antara saya dan anak-anak❤

Produk paling favorit dari All We Know Mothercare buat saya adalah Liquid Talc nyaa. Mama pasti tau kalo Talc / bedak tabur tidak disarankan lagi penggunannya bagi bayi dan anak-anak karena partikel bedak tabur yang seperti debu apabila terhirup secara terus menerus bisa menyebabkan gangguan pernafasan. Liquid talc All We Know Mothercare berbentuk cairan pekat yang cukup dioleskan sedikit saja di kulit anak dan dalam hitungan detik, tekstur cairnya berubah jadi bedak, cepat keringnya dan meninggalkan efek kulit yang halus dan lembut.

Selain sebagai kosmetik bayi dan anak sehari-hari, Liquid Talc All We Know Mothercare juga bisa digunakan untuk mencegah iritasi pada lipatan kulit, bahkan menghilangkan ruam kemerahan. So in love with this product, cara pakainya mudah dan menyenangkan, wanginya lembuuut, dan ga hanya untuk bayi dan anak, sayaaa juga biasa pake liquid talc ini dirumah 😁

So, Mama wajib cobain deh produk toiletris nya All We Know Mothercare. Untuk anak kita harus kasih yang terbaik, aman untuk kesehatannya, nyaman untuk dia gunakan, dan bermanfaat untuk kesehatan kulitnya. Sebagai mama jaman now yang melek informasi, pasti yakin bahwa produk toiletris All We Know Mothercare pilihan tepat untuk kulit anak yang indah dan sehat ❤️

Psssttt di store Mothercare lagi ada promo loh untuk produk toiletris nya, buy 2 get 1 free. So, manfaatkan promo ini dengan sebaik²nya, tunggu apalagi, kunjungi store Mothercare terdekat di kota Anda, atau belanja semudah swipe-swipe handphone di http://www.mothercare.co.id.

Clean Up Your Own Mess

Ihh ngapain sih mbak, kan ada petugasnya yang udah dibayar buat bersihin.. Enak mereka dong udah dibayar tapi ga kerja..
Hmmm..

Beberapa waktu lalu juga saya melihat instagram dari pak Ridwan Kamil walikota bandung yang emosi melihat salah satu trotoar yang sudah dipercantik, menjadi kotor dan berantakan oleh sisa makanan pengunjung..

Sering juga di Food Court pas jam makan siang, meja penuh pelanggan, yang kosong hanya meja dengan sisa makanan yang berantakan.. Ga jarang saya sebagai pelanggan selanjutnya membersihkan bekas makanan orang, yang tulang ayamnya, bekas kecap, saos dan kuahnya berantakan.. Eeerrrr lumayan mengurangi nafsu makan saya 😣😣

Padahal apa salahnyaa yaa membersihkan bekas makan sendiri..? Ga ji**k dong dengan bekas makanan sendiri..

Memang budaya membersihkan sisa makanan sendiri di restoran memang belum umum di Indonesia.. Dengan alasan sudah ada petugas yang akan membersihkan, umumnya kita akan langsung meninggalkan bekas makanan kita begitu kita selesai makan..

Simple loh membersihkan meja bekas sendiri, ga sampe 5menit, beress.. Ada nilai edukasinya juga ke anak-anak.. Adlan Aisha  saya minta untuk membereskan makanannya sebisa mereka.. Kalo ga mau bersihin, makan jangan berantakan.. Ampuh juga buat anak2 tenang makan di meja makan 😁😁

Niatkan juga membersihkannya membantu mbak/mas petugas.. Insyaalloh suatu saat, dalam keadaan yang lain, dengan orang lain, kita juga akan dibantu ☺☺

Yuukk jadikan membersihkan meja makan sendiri di restoran sebagai kebiasaan keluarga kita 😉😉

Ingat 3M

Mulai dari diri sendiri

Mulai dari hal kecil

Mulai dari sekarang

Before

After

Viral sis Viral

So amaze ketika pertama kali tulisan saya di Facebook di like oleh 25k orang, dan di share 21k kali.. Sampe masuk TV sebagai info Viral pekan ini 😁😁

Habiiss di cieee cieee in sama suami selama seminggu ituu, di wowowiin sama temen2 😂😂

Tapi beban jugaaa yaaa jadinya.. Terbebanii harus bisa nulis hal bermutu yang bisa menginspirasi orang lain.. 

Tapiiii tetap jagaa niat.. Niat aku menulis untuk menginspirasi orang lain, sehingga bisa menjadi amal jariyahkuuu.. Nulis yang baik-baik sajaa, agar feedback yang aku dapet juga baik.. Galaau atau ngomel2 boleeeh, tapii cukup nyangkut di Draft atau di post Only Me sajaa hahaha.. Yaaa maklumlaah ibu2 butuh pelampiasan jugaa kalo lagi Betee atau punya masalah 😁😁

Ayook nuliis 😉😉